Business Is About Trust

30 Januari 2018 OK
Bagikan artikel ini

Saat membuka suatu bisnis, hal apa yang paling penting untuk Anda persiapkan?

Tentu sangat banyak. Namun, di samping operasional dan tools-toolsnya, Anda harus menyiapkan mental dan diri Anda terlebih dahulu. Apapun yang Anda kerjakan, 20% skills dan 80% adalah psikologi diri Anda.

Business Is About Trust

Ketika Anda menyiapkan mental diri, di dalamnya juga terdapat hal-hal penting yang harus di tanamkan, salah satunya adalah attitude. Anda akan bertemu dengan banyak orang selama perjalanan bisnis Anda dimulai. Attitude owner mencerminkan bagaimana bisnisnya berjalan. Maka dari itu, sangat penting Anda dapat menjaga attitude diri Anda sebagai owner. Sebenarnya, di manapun posisi Anda dalam pekerjaan, sikap yang baik adalah kuncinya.

Apalagi jika Anda berada di ranah bisnis. Apa yang membuat orang-orang bisa bekerjasama dengan Anda? salah satu kuncinya adalah trust. Ya, kepercayaan orang lain terhadap Anda. Anda dapat membeli banyak bisnis dengan uang yang Anda punya, namun Anda tidak dapat membeli kepercayaan orang lain kepada Anda.

Business is about trust, no trust no business. Jangankan kerjasama, untuk customer yang membeli produk kita pun, itu harus ada suatu kepercayaan di dalamnya. Dengan begitu, mereka juga percaya terhadap produk yang kita jual. Ya atau ya?

Trust itu bisa dibangun, dengan apa? Dengan komunikasi yang baik. Tidak ada komunikasi, tidak ada trust. Komunikasi yang paling efektif adalah dengan bertatap muka secara langsung.

Sekarang, bagaimana membangun kepercayaan itu?

Kalau saya pribadi bicara tentang trust adalah soal mindset. Mindset-nya itu jangan selalu pakai perspektif kita, pakailah perspektif partner kita.

Ada 3 cara membangun trust, yaitu:

1.Berani untuk mengekspos diri. Tentulah, jika Anda ingin dikenal, Anda harus mengenalkan diri kepada partner bicara Anda. Jika Anda hanya berdiam diri, bagaimana partner bicara Anda bisa mengetahui karakteristik diri Anda, mungkin yang dia tahu hanya Anda seorang yang pendiam, hehe. Anda bisa mengeluarkan pendapat Anda dengan jujur kepada partner bicara Anda dengan memperhatikan juga kata-kata Anda agar tidak menyinggung. Di zaman sekarang yang segalanya terhubung, Anda juga dapat menggunakan media sosial untuk mengekspose diri Anda orang yang seperti apa ingin dikenal.

2. Testimonial orang-orang yang sudah berhubungan atau mengetahui tentang Anda dan bisnis Anda. Ini juga menjadi kekuatan Anda jika selama ini Anda selalu memberikan yang terbaik kepada siapapun tanpa memandang bulu untuk melayani mereka. Kekuatan mulut adalah yang paling efektif, apalagi jika sesama teman yang berbicara. Nilai Anda di mata orang lain akan lebih baik lagi.

3. Persistence dan konsisten. Sikap gigih dan konsistensi Anda dalam bertindak juga dapat dinilai oleh orang lain, yang bisa membuat kesan baik untuk diri Anda. Hal ini juga sangat penting Anda terapkan di dalam bisnis Anda jika ingin berkembang. Kesuksesan adalah soal bagaimana Anda menyikapi usaha yang Anda lakukan. Seperti di awal, semua yang dilakukan 80% adalah psikologi Anda.

Jadi, bisakah Anda membangun kepercayaan diri Anda kepada orang lain? Saya yakin pasti bisa.

Mulailah dari sekarang Anda membangun kepercayaan kepada siapa saja orang yang Anda temui, karena siapa yang akan tahu, Anda akan berhubungan dengan siapa aja kelak terutama untuk bisnis Anda.

Terima kasih telah membaca artikel ini, jika Anda menyukainya,

Say Hello on: Instagram | Facebook

 


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *