Know Who You Are

14 Desember 2017 OK
Bagikan artikel ini

Setiap minggu, Saya dan Team mengadakan sesi sharing untuk internal team di perusahaan Saya. Ini seperti weekly insight yang ingin kami jadikan habit di perusahaan.

Sejujurnya juga, ini sebagai pembelajaran untuk Saya mengulang materi yang sudah Saya pelajari dan juga sekalian untuk kerjain PR Saya membuat materi webinar.

Know Who You Are

Beberapa waktu lalu, Saya membahas mengenai Know who you are and know where you are. Materi ini Saya pelajari di Business Mastery Tony Robbins. Saya pribadi masih harus sering evaluasi dalam bisnis Saya mengenai hal ini.

Sangat penting di dalam bisnis mengetahui Anda itu siapa dalam bisnis dan sedang berada di mana. Kenapa penting? Karena kebanyakan orang maunya bisnisnya jalan, yang punya jalan-jalan. Padahal mereka tidak tau bisnisnya sedang berada di mana dan peran dirinya di dalam bisnis sebagai apa. Kita tuh seringkali tidak mengerti di mana posisinya kita, sehingga membuat bisnis kita tidak innovate karena kita tidak mengerti posisi kita siapa.

Ada 3 tipe orang yang esensial yang harus kita miliki di bisnis untuk membuat bisnis kita bisa sukses disegala macam kondisi ekonomi, bukan hanya survive, tapi thrive. Tony Robbins berkata ini adalah 3 gift, yaitu:

1. Artist, orang-orang yang punya skill, punya kreativitas, orang-orang yang terlibat aktif di dalam operasionalnya. Ini yang pada umumnya populasi terbanyak. Contohnya saja Tony Robbins, Christiano Ronaldo.

2. Manager/leader, orang-orang yang meng-create system dan standar. Orang yang mengkoordinasikan sama artis, me-lead teamnya. Menurut populasi, orang manager adalah yang paling sedikit jumlahnya. Contohnya Zinedine Zidane.

3. Entrepreneur, adalah orang-orang yang take risk dan ambil keputusan, sering mencari data untuk pengembangan bisnisnya. Dia tidak akan terpengaruh dengan kegagalan, apalagi kegagalan-kegagalan kecil. Orang yang berpikir, bisnis ini mau di bawa kemana. Contohnya Florentino Perez.

And then, the question is, who are you??

Kalian perannya apa dalam bisnis, kalian harus tahu, sehingga kalian bisa tahu juga butuhnya siapa sebagai seorang partner dalam bisnis  Make sure dalam bisnis kalian tidak artis ketemu artis, nanti akan sangat bertolak belakang, tidak ada yang manage, tidak ada yang lead. Seperti contoh lainnya yaitu orang entrepreneur akan tidak suka untuk marketing sendiri, facebook ads sendiri, jalanin manajerial sendiri, maka dari itu dia butuh orang-orang artis untuk melakukannya dan manager untuk mengaturnya.

Sometimes kalau Anda merasa tidak cocok dengan orang lain, malah mungkin karena kalian adalah sejenis, misalnya sama-sama artis. Namun, karena adanya manager kalian bisa cocok.

Kita yang tau kita siapa, bukan orang lain yang melihat. It’s about knowing yourself.

Terima kasih telah membaca artikel ini, jika Anda menyukainya,

Say Hello on: Instagram | Facebook

 

 


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *