Margin is Everything

Margin is Everything
24 November 2017 OK
Bagikan artikel ini

Kalau punya bisnis, apapun itu yang penting adalah bisnis itu menguntungkan atau tidak? tujuan bisnis itu kan take profit jadi sebenarnya tidak perlu ragu untuk menentukan margin keuntungan bisnis Anda.

Biasanya, pertama kali buka bisnis, orang akan membandingkan dengan toko sebelah yang barangnya sejenis, apakah barang Saya lebih mahal atau lebih murah? Kecenderungan takut “tidak laku” dalam arti karena kemahalan ujung-ujungnya jadi perang-perangan harga. Nah loh, siapa yang akan menang?

Coba berpikir dari sudut pandang lain. Margin is everything. Kalau kita berani untuk besarin margin, kita bisa add more value untuk customer yang ujung-ujungnya bisa meningkatkan kinerja dan service bisnis kita dan customer pun bahagia.

Tapi kalau kita main perang-perangan harga, selamanya tidak akan menang. Soalnya yang akan menang itu bukan kita atau toko sebelah, tapi supplier, pabrik, dan vendor yang menangani produk tersebut. Iya atau iya?

Add more valuenya gimana sih? Beda-beda, tergantung bisnisnya. Bisa melalui servicenya, bonusnya, deliverynya, dan lain-lain. Yang terpenting adalah bagaimana supaya customer mendapatkan nilai dari produk yang kita jual.

Ini juga yang di ajarkan Robert Kiyosaki dalam bukunya More Important Than Money. Dia menceritakan pada tahun 1997 saat Cashflow Game Board akan dipublish, sebenarnya bisa saja dia meminta government untuk funding dan bisa sharing financial knowledgenya secara gratis serta making money dari sana. Tapi valuenya dia buat educate bukan untuk kasih informasi. Jadi gimana caranya dia mengenalkan cashflow game ke masyarakat? Dia mengadakan seminar. Dia menjual cashflow game dengan harga $195 dan jual seminarnya dengan harga $500. Wow, tahun 1997, one day seminar harga $500.

Ini juga yang Saya terapkan ke perusahaan. Tidak perlu merasa bahwa harga yang ditetapkan itu mahal, karena kita memang mau making profit, benar gak? Karena dengan kita making profit, kita bisa lebih mikir gimana caranya add more value. Ruang geraknya semakin besar.

Itulah kenapa Saya lebih suka masuk ke dalam industri yang marginnya besar.

So, penting sekali buat kita mempunyai margin yang besar sebagai seorang pebisnis. Bukan soal apa cara yang tepat tapi bagaimana komunikasi yang tepat untuk delivery produknya. Selama kita selalu add more value untuk bisnis kita, jangan pernah takut untuk take profit sebesar-besarnya.


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *