3 Alasan Kenapa Anda harus Investasi Sekarang!

4 Oktober 2016 Gustiadi Prakoso

Ada sebuah mitos tentang kekayaan. Mungkin Anda pernah mendengar mitos ini, dari orang tua ataupun guru Anda, yaitu: “MENABUNG PANGKAL KAYA”.

Itu MITOS!



Yang lebih tepat adalah: “MENABUNG PANGKAL MISKIN, INVESTASI PANGKAL KAYA!”

Untuk lebih jelasnya, mari kita bedah bersama, 3 alasan kenapa Anda harus berinvestasi:

1. Agar uang Anda tidak digerogoti inflasi

Sederhananya, inflasi adalah turunnya nilai mata uang kita. Dulu dengan uang Rp 500 Anda bisa membeli semangkuk bakso. Namun, bagaimana dengan sekarang? Apakah bisa Anda mendapatkan semangkuk bakso dengan Rp 500? Tentu tidak bisa.

Satu contoh lagi, tentang biaya naik haji. Tahukah Anda, biaya naik haji di tahun 1997 adalah Rp 7.500.000 . Namun di tahun 2014, biaya nya sudah menjadi Rp 37.000.000!

Bayangkan jika Anda terus menabung dan menabung. Pertumbuhan tabungan Anda akan kalah dengan laju inflasi yang ada.

Solusinya, Anda harus menanam uang Anda pada instrumen investasi, agar uang Anda bertumbuh! Jadi bukan disimpan di balik kasur, atau disimpan di bank! Nah, ini terkait dengan alasan kedua kenapa Anda harus berinvestasi.


2. Mendapatkan keuntungan

Untuk mendapatkan keuntungan investasi, Anda harus mengenal berbagai instrumen investasi, seperti: deposito, emas, reksadana, saham, dan properti. Untuk mendapatkan keuntungan, tentunya Anda harus memahami, berapa persen keuntungan dari berinvestasi dari suatu instrumen. Jadi, jangan asal asalan berinvestasi ya. Harus sesuai dengan tujuan kita.

Anda juga harus memahami kalau tidak semua instrumen yang disebutkan di atas adalah investasi. Misalnya saja emas, emas harganya setiap tahun pasti naik. Namun kenaikannya cenderung mengikuti inflasi yang ada, jadi bisa disebut emas merupakan penjaga nilai saja.


3. Mendapatkan Pendapatan tanpa harus bekerja

Semua orang pasti mendambakan memiliki pendapatan tanpa harus bekerja. Ya atau ya banget?! Hal tersebut biasa disebut passive income, di mana kita tidak perlu bekerja namun tetap mendapatkan penghasilan.

Mau mendapatkan itu? Caranya gampang: konsisten berinvestasi pada instrumen yang tepat. Inilah kebiasaan yang dimiliki oleh orang kaya.

Orang kaya ketika mendapat uang, uangnya tidak digunakan untuk hal hal konsumtif seperti TV, motor, HP baru, dll. Berbeda dengan orang miskin yang memiliki kebiasaan, setiap dapat uang selalu digunakan untuk hal hal konsumtif.

Mungkin Anda bertanya: “loh berarti orang kaya tadi tidak senang senang?”

Ya pasti senang senang dong. Orang bisa stres jika tidak senang senang. Namun, orang kaya memilih membeli barang yang mereka inginkan dari hasil investasi mereka, bukan dari pendapatan aktif mereka!

Misalnya, ketika orang kaya ingin memiliki mobil senilai 500 juta rupiah, meskipun ia memiliki uang 500 juta, ia tidak langsung membelinya. Ia memilih untuk menginvestasikan uangnya, misalnya di kos kosan, hingga pendapatan dari kos kosan tersebut lah yang digunakan untuk membeli mobil baru.

Bahkan orang kaya memiliki pola untuk selalu berinvestasi, hingga akhirnya pendapatan bulanan dari investasi nya tadi, mampu mencukupi untuk membeli apa saja yang ia inginkan.

Salah satu instrumen investasi yang saya rekomendasikan untuk memulai investasi adalah reksadana. Karena dengan reksadana, Anda bisa mendapatkan keuntungan 25% setiap tahunnya, dan Anda bisa mulai berinvestasi dari Rp 100.000! Yuk pelajari reksadana dengan lebih detil. Saya sudah menuliskan ebook untuk Anda, GRATIS! Selengkapnya, Anda bisa klik di sini.



Anda mempunyai cerita atau pengalaman menarik mengenai topik ini?
Sampaikan saja ke ScaleUp.id dan pembaca lainnya dengan mengisi kolom komentar di bawah ini.

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

One thought on “3 Alasan Kenapa Anda harus Investasi Sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *