Sudah Siapkah Budget Lebaran Anda?

6 Juni 2018 OK
Bagikan artikel ini

Marhaban Ya Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Lebaran selalu menjadi moment yang sangat ditunggu-tunggu bagi umat muslim di Indonesia. Tradisi di Indonesia adalah pulang ke kampung halaman, momen berkumpul dan bersilaturahmi dengan sanak saudara menjadikan moment tersebut sangat istimewa.

Momen yang hanya datang setahun sekali itu, tentu tidak ingin dilewatkan begitu saja. Tantangannya ada pada orang-orang yang merantau dan ingin berlebaran dikampung halaman. Nah ScaleUp.Id punya tips untuk Anda semua

1. Catat Prediksi Tanggal Lebaran

Sebelum mempersiapkan budget lebaran, Anda perlu tahu dulu kapan tanggal lebarannya agar Anda bisa mentargetkan waktunya. Ini adalah hal yang penting, karena dengan Anda tahu waktunya, Anda juga dapat mempersiapkan jauh-jauh hari agar budget lebaran Anda juga dapat ditabung. Ini juga bertujuan bagi Anda yang pekerja kantoran, Anda dapat mengajukan cuti (selain cuti lebaran) untuk mendapatkan libur yang lebih panjang. Setiap perusahaan memiliki peraturan yang bervariasi ya. Dengan begitu anda punya perencanaan yang matang untuk menikmati hari raya tanpa dihantui rasa gelisah.

2. Siapkan Budget Khusus Lebaran

Kebiasaan orang Indonesia adalah konsumtif, dan terlebih lagi ketika akan menjelang lebaran pengeluaran akan membengkak jika dibandingkan dengan hari biasa. Sebut saja kebutuhan untuk baju baru, kue-kue untuk disajikan dan makanan berat, belum lagi memberikan salam tempel untuk saudara saudara yang lebih muda

Apa solusinya ? Anda harus menyiapkan budget khusus setiap tahun untuk keperluan tersebut. Harus ? Wajib ? Yess betul. Karena jika tidak Anda lakukan, uang Anda akan menghilang entah kemana, dan secara emosional dikarenakan kita terkena euforia lebaran.

Boleh saja Anda membeli hal-hal itu untuk lebaran, toh memang uang yang Anda kumpulkan untuk itu, namun tetap harus dalam perhitungan yang benar, agar ketika lebaran Anda masih punya uang untuk hal lain.

Hal ini bisa Anda lakukan dengan menyisihkan sedikit demi sedikit pemasukan Anda untuk budget lebaran, tidak perlu banyak, mungkin sekitar 5% dari pemasukan namun bisa Anda lakukan dari jauh-jauh hari Agar uang yang Anda tabung semakin banyak.

3. THR (Tujangan Hari Raya)

Pada dasarnya pengeluaran pada Bulan Ramadhan sama dengan bulan lain, karena itu gaji pada Bulan Ramadhan digunakan untuk pengeluaran rutin

Sementara pada Bulan Ramadhan terdapat pengeluaran extra, yaitu ketika merayakan hari lebaran. Bagi karyawan, pengeluaran extra ini bisa dibiayai dari THR. Jadi teman-teman jangan dicampur ya pengeluaran biasanya itu dari gaji. Sementara untuk THR itu untuk pengeluaran hari raya.

Ini bisa dijadikan salah satu solusi, saat Anda sudah menabung namun masih belum cukup, THR ini bisa menjadi salah satu penyelesaiannya.

Namun kesalahan kebanyakan orang adalah dia mau berasa dapat THR, jadi mereka indent belanja duluan di depan, “ah nanti kan seminggu sebelum lebaran dapat THR, karena tergoda diskon”. Ini boleh saja terjadi asal ada laporan pengeluaran yang detail agar ketika mendapatkan THR nanti bisa langsung untuk menggantikannya. Namun jika tidak tahu pengeluarannya, Anda juga akan kehabisan budget untuk di hari raya nanti.

TENTUKAN PRIORITAS PENGELUARAN MENJELANG LEBARAN

Pengeluaran yang besar untuk memenuhi kebutuhan dan persiapan menjelang lebaran mau tidak mau harus melakukan pengaturan dengan cara memprioritaskan kebutuhan yang ada

Tidak semua pengeluaran itu penting. Ada yang penting tapi banyak pula yang sekunder atau bahkan tersier. Pisahkan yang utama dan penting dengan yang nice to have dan paling mudah dikurangi ketika situasi keuangan menuntut.

Seringkali inilah kebiasaan kita, susah dalam manajemen antara kebutuhan dan keinginan, yang mana hal itu akan membuat kondisi keuangan semakin memburuk jika tidak dapat diatur dengan baik.

Misalnya tanyakan kepada diri Anda sendiri apakah perlu membeli pakaian dan sepatu baru saat lebaran nanti ? Apakah perlu membeli tiket pesawat yang mahal jika perjalanan yang lebih murah bisa dilakukan dengan mobil sendiri ?

Nah teman-teman bisa menebak bukan apa yang terjadi ? Karena itulah kita harus menentukan prioritas pengeluaran.


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *