Tidak Semua Hutang itu Buruk

27 September 2017 Admin
Bagikan artikel ini

Banyak orang terpaku dengan asumsi yang salah, bahwa mereka harus keluar dari hutang, dan menjauhi hutang. Itu adalah BOHONG.

Mengapa timbul stigma seperti itu? Karena orang tidak punya cukup pengetahuan finansial, mereka tidak mengerti sepenuhnya tentang apa itu uang, bagaimana cara kerjanya dan bagaimana membiarkan dia bekerja untuk kita!

Robert Kiyosaki dalam bukunya menulis bahwa orang kaya punya hutang. Mereka sesungguhnya membawa banyak hutang! Tapi mereka punya aset yang lebih besar dari hutang yang dimiliki.

Faktanya mereka tidak hanya punya hutang tapi mereka juga menjadi semakin kaya dari hutangnya. Perbedaan antara orang kaya dan orang-orang pada umumnya adalah pemahaman tentang hutang yang baik dan hutang yang buruk.

Apa sih beda hutang yang baik dan hutang yang buruk?

Hutang yang buruk adalah hutang yang membuat Anda menjadi miskin. Misalnya : tagihan kartu kredit dan cicilan mobil.

Sementara hutang yang baik adalah yang membuat kita semakin kaya, misalnya pinjaman investasi properti atau pinjaman untuk membeli perlengkapan bisnis untuk meningkatkan kinerja. Hutang seperti ini adalah yang digunakan untuk membeli aset.

Contoh hutang baik : Anda ambil pinjaman dari bank, Anda gunakan untuk membeli properti lalu Anda sewakan. Penyewa Anda membayar biaya dan cicilan hutang Anda sementara Anda akan mendapatkan aset properti tersebut pada saat hutangnya terlunasi.

Hutang dalam bisnis sama situasinya dengan contoh di atas. Cash flow bisnis Anda mengcover hutang dan mendatangkan keuntungan. Keuntungan tersebut bisa diputar kembali menjadi hutang yang baik untuk menciptakan cash flow baru yang lebih besar.

Nah, sekarang udah paham kan bedanya antara hutang baik dan buruk. Tidak semua hutang itu buruk ya.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait hutang, Anda bisa tuliskan pertanyaan Anda di kolom komentar di bawah ini, atau tanyakan ke saya melalui FB fans page saya di sini: Gustiadi Prakoso

 

Semoga Bermanfaat!

Gustiadi Prakoso


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *