Cara Mengatur Keuangan Seperti Orang Kaya

Cara mengatur keuangan seperti orang kaya
5 Januari 2018 OK
Bagikan artikel ini

Banyak orang berkata, salah satu kunci dari sukses adalah bisa mengatur keuangan. Bahkan, banyak juga yang mengatakan bahwa cerdas mengatur keuangan adalahlangkah awal untuk menuju kebebasan finansial. Bagaimana menurut Anda?

Cara Mengatur Keuangan Seperti Orang Kaya

Mengatur keuangan bisa jadi mudah untuk sebagian orang yang sudah terlatih untuk melakukannya. Namun, bisa juga menjadi momok untuk orang-orang yang baru ingin memulainya.

Padahal, memang jika cerdas dalam mengatur keuangan dapat membuat kita bebas finansial. Namun, tergantung kemana uangnya akan dialokasikan.

T. Harv Eker, salah seorang trainer kelas dunia dan juga seorang pebisnis membagikan caranya mengalokasikan keuangannya sehingga dapat membawanya kepada kehidupan yang bebas finansial seperti saat ini.

Penulis buku best seller dunia berjudul “Secret of The Millionaire Mindset” ini selalu mengatakan seperti ini. Mengatur keuangan itu layaknya mengatur pemain dilapangan sepakbola. Pemain sepakbola memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing. Ada yang berfungsi sebagai penyerang, ada yang berfungsi untuk bertahan dan lain sebagainya.

Begitupun uang kita, mereka harus dibagi berdasarkan tugasnya. Metode ini dikenal dengan sistem amplop. Berikut tugas-tugas dari uang yang Anda dapatkan menurut T Harv Eker:

1. FFA (Financial Freedom Account) – 10%

Amplop ini digunakan untuk investasi financial freedom Anda.  Anda hanya menggunakan uang di amplop ini untuk keperluan investasi yang mendatangkan passive income untuk Anda. Anda bisa mengalokasikannya ke pasar saham, reksadana, emas, properti. Intinya apapun yang nantinya bisa menjadi pemasukan yang akan mendatangkan kebebasan finansial.

Besarannya maksimal 10% dari penghasilan Anda. Banyak yang bertanya, kenapa FFA ini menjadi urutan pertama dalam sistem pengalokasian keuangan. Alasannya adalah, Anda perlu membayar diri Anda terlebih dahulu. FFA adalah alokasi keuangan yang nantinya akan membayar seluruh kebutuhan Anda. Inilah sebebanya kenapa FFA adalah amplop paling penting buat Anda.

2. LTSS (Long Term Savings for Spending) – 10%

Amplop ini digunakan untuk keperluan Anda nanti (Jangka panjang), banyak juga yang menggunakan amplop ini untuk biaya pendidikan Anda atau biaya pernikahan. Besarannya maksimal 10% dari penghasilan Anda.

3. Play – 10%

Bagian ini benar-benar digunakan untuk bermain atau rekreasi. Ya, kita juga butuh refreshing kan? Kalaupun besarannya belum cukup, Anda bisa menyimpan anggaran ini, hanya yang perlu diingat, jangka waktu penyimpanan anggaran ini maksimal selama 3 bulan. Lalu “harus” dihabiskan.

4. Education – 10%

Anggaran yang ini digunakan untuk belajar, training, seminar atau apapun yang dapat meningkatkan skill Anda. Besarannya maksimal 10% dari pendapatan Anda.

Robert T Kiyosaki mengatakan bahwa saat dia kekurangan uang, dia tidak menyimpan uang. Dia membayar training puluhan juta rupiah. Dan itulah yang menyelamatkannya. Itulah kenapa berinvestasi untuk pengetahuan kita itu lebih penting daripada menyimpan uang.

5. Give – 5% sampai 10%

Memberi juga menjadi salah satu anggaran kita dalam manajemen amplop. Gunakan anggaran ini untuk memberi. Baik kepada orang lain, maupun ke tempat-tempat ibadah.

6. Necessity – 50% sampai 55%

Nah, setelah anggaran diatas disisihkan, barulah Anda dapat gunakan uang Anda untuk kebutuhan sehari-hari. Ya, total anggaran yang dapat Anda gunakan untuk kebutuhan Anda maksimal hanya sebesar 55% saja. Cukup atau tidak cukup harus di cukup-cukupin. Karena Anda sedang membangun masa depan Anda.

Tentu saja porsi ini dapat diubah sesuai kebutuhan Anda. Bisa jadi saat pemasukan Anda sangat besar, Anda hanya membutuhkan necessity sebesar 30%. Maka yang 25% bisa Anda masukkan ke amplop FFA Anda.

Perlu diingat, bahwa menyisihkan keuangan ini tidak dibatasi oleh besar kecilnya penghasilan. Namun bagaimana Anda bisa dewasa dan disiplin dalam mengatur keuangan Anda untuk pencapaian goal Anda dimasa depan.

Setelah Anda mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan seperti orang kaya, Anda perlu kuasai juga tentang bagaimana berinvestasi. Supaya anggaran FFA Anda dapat berfungsi dengan maksimal dan mendatangkan passive income buat Anda nanti.

 

 


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *