STRATEGI INVESTASI DENGAN UANG YANG SEDIKIT

3 Oktober 2017 Dewi Vemina
Bagikan artikel ini

“Saya ingin investasi tapi belum ada modal.” Mungkin inilah masalah banyak orang dalam memutuskan untuk berinvestasi atau tidak. Bahkan beberapa orang tidak memikirkan hal tersebut dan terus hidup dalam rat race, ironis bukan?

Masalah di sini bukanlah mengenai ada atau banyaknya uang yang Anda miliki. Namun, pola pikir dan kebiasaan untuk berinvestasilah yang lebih penting. Jumlah uang yang Anda investasikan sama sekali tidak ada bedanya.

Contohnya, bila Anda mendapatkan gaji, apakah sebagian dari gaji itu Anda investasikan untuk sesuatu yang dapat menghasilkan uang kembali? Atau hanya Anda pakai untuk melunasi hutang dan membiayai kebutuhan dan keinginan sehari-hari?

Jika Anda tidak pernah berpikir untuk berinvestasi walaupun dengan uang yang kecil, bagaimana Anda bisa berinvestasi dengan uang yang besar? Yang dibutuhkan adalah komitmen untuk bertindak sekarang juga dan bukan menundanya. Mental Anda lah yang harus dibentuk.

Jangan Tunggu untuk Mulai Berinvestasi dan Menghasilkan

Bayangkan, jika Anda dalam keadaan darurat membutuhkan uang dan Anda tidak memiliki waktu untuk menghasilkan banyak uang, bagaimana Anda mendapatkannya? Investasi adalah mengenai masa depan dan hal-hal tak terduga yang bisa terjadi kepada Anda dan orang yang Anda cintai.

Jika Anda menunggu mempunyai uang yang banyak lalu baru memulai investasi, itu tidak akan berhasil. Hal pertama yang dapat Anda lakukan dengan uang yang Anda punya adalah memulai dari diri Anda sendiri, lakukan investasi untuk pengembangan diri dan pengetahuan Anda.

Strategi Investasi untuk Investor Baru

Banyak kendaraan investasi yang ditawarkan untuk Anda memulainya. Namun, sekali lagi, masalah uang adalah yang utama. Kalau sudah seperti itu, cobalah untuk memulai dengan tanpa uang. Maksudnya adalah Anda tidak perlu memakai uang Anda melainkan memakai uang orang lain dalam berinvestasi. Di luar sana pasti ada banyak orang yang mempunyai uang namun tidak mempunyai waktu atau pengetahuan mengenai investasi. Anda dapat menawarkan diri untuk bekerjasama dengan mereka.

Misalnya, investasi di properti. Anda meminjam uang orang lain untuk membeli properti dengan bunga sekian persen agar si peminjam juga mendapatkan keuntungan investasi dari Anda. Namun, dalam membeli properti tersebut, Anda harus memastikan bahwa properti itu dapat menghasilan pendapatan untuk Anda membayar pinjaman dan bunga. Dengan begitu, Anda sudah berinvestasi di properti dan memiliki aset yang mendatangkan penghasilan untuk Anda.

Strategi itu hanyalah sebagian kecil dalam menjalankan investasi. Dalam mencapai kebebasan finansial, yang dibutuhkan adalah pola pikir dan mental yang baik. Jangan menunggu untuk bebas. Simpan, investasikan, dan jadilah kreatif di jalan Anda menuju kebebasan finansial.

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda sudah mulai berinvestasi saat ini? Pada instrumen apa? Silahkan share di kolom komen di bawah ini ya.


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *