Ini Alasan Kenapa Orang Kaya Tidak Menabung

29 Januari 2018 OK
Bagikan artikel ini

Kata orang zaman dulu, kita harus menabung jika ingin masa depannya baik.

Pertanyaannya, jika sudah menabung, lalu apa?

Contohnya, Anda ingin membeli rumah 7 tahun kemudian yang harganya 1M, lalu Anda menabung sampai terkumpulah uang 1M itu 7 tahun kemudian. Namun, apa yang terjadi? Rumah yang ingin Anda beli itu sudah naik harganya menjadi 4M. Wah, apakah Anda akan melanjutkan lagi tabungan Anda sampai 4M untuk membeli rumah?

Kalau begitu, mengapa orang menabung? Untuk sebagian besar, ini adalah untuk mempersiapkan masa pensiun juga. Namun, harusnya kita sadar bahwa menabung itu sendiri tidak cukup untuk mempersiapkan masa pensiun yang aman.

Lalu, bagaimana cara orang kaya bisa membeli apapun yang mereka mau dengan sangat mudah dan di masa pensiunnya sudah tidak pusing lagi dengan finansialnya?

Jawabannya, karena mereka tidak menabung.

Ini Alasan Kenapa Orang Kaya Tidak Menabung

Alih-alih menabung, uang itu mereka investasikan untuk mendapatkan uang lagi. Sehingga, mereka bisa mempunyai penghasilan lain dari investasi itu.

Jadi, apa alasan sebenarnya mereka tidak menabung? Ini dia alasannya, yaitu:

1. Pajak. Anda bekerja nine to five, 5 hari dalam seminggu, mendapatkan gaji satu bulan sekali. Lalu apa? Sebelum uang itu jatuh ke tangan Anda, uang itu akan dipotong sebagai pajak. Sebagai warga negara yang baik, haruslah kita membayar pajak. Setelah itu, Anda sisihkan uang itu untuk ditabung ke bank. Tapi yang Anda tidak tahu, bahwa ada pajak lain di bank itu yang bisa menggerus uang Anda. Atau, jika Anda mendapatkan lebih, hal itu tidak signifikan.

Kenapa? pasalnya pada saat ini, bunga tabungan hanya berkisar antara 1-2% saja pertahun sebelum pajak, dengan bunga pajak yang dimiliki saat ini adalah 20%, dan ada hal pajak tersembunyi lain yang perlu Anda ketahui, yaitu inflasi.

2. Inflasi. Inflasi adalah pajak tersembunyi yang merenggut nilai uang kita semakin turun. Uang yang Anda tabung di bank selama ini, bisa segera hilang karena inflasi. Setiap tahun bunga yang dibayarkan bank telah terbawa oleh pajak dan inflasi. Tingkat inflasi setiap tahun rata-rata adalah 4% pertahun. Bahkan untuk pendidikan, kenaikannya bisa mencapai 17% pertahun. Apabila Anda hanya mengandalkan tabungan saja, hal itu tidak akan mampu mengejar tingkat inflasi yang lebih cepat dari bunga tabungan.

3. Menghindari resiko. Kebanyakan orang berpikir untuk menabung uangnya untuk mendapatkan rasa “aman” dengan uangnya, karena itu yang mereka tahu dan pahami. Akan sulit bagi mereka yang sudah menghabiskan seluruh energy mereka untuk menabung, lalu melakukan investasi karena mereka takut semua uang hasil jerih payah mereka akan hilang begitu saja karena harus investasi. Maka dari itu, banyak orang berpikir, investasi itu beresiko, beresiko kehilangan uang. Tapi ada satu sisi lagi yang mereka sudah tahu, tapi acuh bahwa investasi dapat menghasilkan uang berkali-kali lipat dari yang mereka punya. Hal ini memang benar adanya.

Ketika kita berpikir bahwa hal itu beresiko dan akhirnya kita tidak melakukannya, itu artinya kita menghindari dan berhenti belajar. Sesuatu seperti investasi, resikonya ada ditangan Anda. seberapa besar pengetahuan Anda tentang investasi, itu yang akan menjadi pengukur tingkat resiko Anda.

Maka dari itu, investasi knowledgelah yang paling penting untuk menjadi awal perjalanan investasi Anda. Namun, semua adalah pilihan. Anda ingin “aman” namun biasa-biasa saja atau Anda ingin beresiko dan menjadi luar biasa.

Aturan telah berubah. Di dunia modern, Anda memerlukan tingkat kecanggihan finansial yang lebih tinggi, begitu juga anak-anak Anda. Saya mendorong Anda hari ini untuk mulai meningkatkan pendidikan finansial Anda dan mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih cerah dan aman.

Terima kasih telah membaca artikel ini, jika Anda menyukainya,

Say Hello on: Instagram | Facebook

 


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *