3 Tipe Investor Property

19 April 2018 Admin
Bagikan artikel ini

Banyak yang bertanya pada saya: kenapa saya memilih menjadi investor?

Simple, menurut saya menjadi investor adalah hal yang nyaman dan mampu menjadi kendaraan untuk mencapai standar hidup saya. Saya investasi di berbagai macam bidang, seperti paper asset (saham, obligasi, reksadana), komoditi untuk memproteksi aset (emas, minyak, perak), bisnis, dan property.

Bidang property ini adalah bidang yang paling saya suka, karena bisa dileverage. Untuk melakukan leverage dalam bidang property, akan dibahas pada bagian selanjutnya. Namun, sebelum itu Anda harus memahami dulu ada 3 jenis property investor.

1. Property Dealer: orang yang membeli property dengan harapan akan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi dan mendapatkan keuntungan dari selisihnya.

2. Property cashflow atau arus kas: orang yang membeli properti untuk menghasilkan arus kas, misalnya membeli properti untuk dijadikan kos-kosan / dikontrakan / dijadikan hotel. guest house, kantor, dan lain-lain. Sehingga mereka bisa mendapatkan passive income rutin dari property tersebut. Saya pribadi lebih banyak berada dalam level ini.

3. Property Developer: orang / perusahaan yang membangun banyak properti untuk dijual lagi kepada end user atau investor. Inilah yang dilakukan oleh Ciputra, Agung Podomoro, Sinarmas, dan berbagai macam developer lainnya.

Lalu pertanyaannya, kenapa banyak orang belum berhasil di property? Menurut saya, itu karena mereka terlalu banyak ilmu / informasi, yang membuat mereka mengalami brain freeze, yang akhirnya mereka tidak melakukan apa apa.

Jadi saran saya, ketika Anda sudah belajar, jangan lah terlalu banyak menganalisa hingga akhirnya take action. Buat batas waktu, kapan Anda akan take action!


Bagikan artikel ini

 

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *